Tara Kavanagh Tanpa Sedot Lemak Dapat Turunkan 66 Kg

 

 

Thebrandbat.com – Terkadang bila kita hidup dikeluarga yang memiliki kelebihan berat badan akan membuat orang-orang beranggapan bahwa satu keluarga akan ditakdirkan gemuk pula. Demikianlah yang diyakini oleh Tara Kavanagh seorang wiraswasta dari South Dakota.

Sebelum melahirkan anak dia memiliki berat badan mencapai 90 kg. Setelah melahirkan anak pertamanya, kemudian berat badannya naik hingga mencapai 138 kg. Dan pada kehamilannya yang kedua, Tara memiliki keinginan untuk mengurangi berat badannya.

“Waktu itu saya adalah seorang ibu muda berusia awal 20-an dan memiliki dua gadis kecil. Saya memutuskan tidak ingin menjalani hidup dengan obesitas dan tidak sehat lagi. Saya ingin menjadi ibu yang aktif dan bisa bermain dengan anak-anak. Saya juga ingin mengalami hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah lakukan karena terkendala karena bobot tubuh yang saya miliki,” kata Tara.

Beberapa anggota keluarganya memilih jalan sedot lemak untuk mengurangi berat berat badannya, tetapi Tara berkeinginan untuk melakukan hal yang berbeda dalam mengurangi berat badannya. Hal tersebut dikarenakan Tara memperhatikan keluarganya yang melakukan operasi sedot lemak tetap gemuk kembali.

Tara percaya bahwa penyebab dirinya mengalami kegemukan karena faktor gaya hidup yang dijalaninya. Tara pun menginginkan untuk mengetahui lebih jauh penyebabnya dengan berusaha mencegah.

Dirinya mengaku tidak pernah rutin melakukan olahraga karena menurutnya terlalu membosankan, tetapi dia mulai rajin melakukan olehraga menggunakan aplikasi. Dan dari aplikasi tersebut, dia mendapatkan program kebugaran yang dapat diikuti olehnya.

“Latihan Jillian selalu menyenangkan dan saya berharap bisa melakukannya. Tepat ketika saya memahami satu latihan, latihan yang lain muncul. Hal itu membuat saya tidak bosan,” kata Tara.

Setelah rutin melakukan gerakan-gerakan olahraga selama bertahun-tahun, Tara menyadari ada beberapa gerakan yang memiliki kekuatan yang berbeda. Dengan demikian, olahraga ini dapat dilakukan oleh siapapun tanpa mempertimbangkan berat badannya.

Akhirnya Tara pun berhasil menurunkan berat badannya, tetapi dia tetap melakukan olahraga dengan intensitas yang tidak berubah. Dia juga semakin memperhatikan apa yang dikonsumsinya setiap hari.

“Dulu saya makan karena saya bosan tanpa memikirkan apa yang saya makan, berapa kalori di dalamnya, kualitasnya, dan lain-lain. Saya makan hanya karena itu membuat saya merasa baik,” ujarnya.

Hal yang dia mengerti dari olahraga Jillian adalah jangan terlalu banyak mengkonsumsi kalori dengan berlebihan. Dia menggunakan aplikasinya untuk mencari cara supaya berat badannya cepat turun. Dia berhasil menurunkan berat badan mencapai 66 kg.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*